Di sela tugas kantor, usahakan ambil waktu 3–5 menit untuk mereset suasana. Gerakan lembut atau mengganti posisi duduk dapat membuat tubuh dan pikiran terasa berbeda.
Perkenalkan elemen hangat di meja kerja, seperti mug teh, tanaman kecil, atau tekstil lembut. Barang-barang kecil ini memberi rasa keakraban saat mata dan pikiran butuh jeda.
Alihkan pandangan dari layar ke objek jauh beberapa kali untuk memberi istirahat visual. Saat melakukannya, nikmati cahaya atau pemandangan sebentar tanpa menilai pencapaian.
Gunakan pengingat ringan agar jeda menjadi kebiasaan: timer singkat atau catatan warna-warni di monitor. Konsistensi membantu jeda mikro menjadi bagian alami dari hari kerja.
Berkomunikasi singkat dengan rekan kerja — sapaan hangat atau pujian kecil — juga dapat menghadirkan suasana yang lebih ramah di kantor. Hubungan singkat seperti ini memberi nuansa humanis pada hari yang sibuk.
Akhiri mikroistirahat dengan tindakan sederhana yang menandai kembali fokus, misalnya mengecek satu tugas prioritas. Dengan begitu jeda terasa berguna dan tidak mengganggu ritme kerja.
